RELAKSASI PROGESIF

Senin, 14 Januari 2013

PENGERTIAN Tehnik relaksasi otot dalam yang tidak memerlukan imajinasi, ketekunan, atau sugesti (Martha Davis). PROSEDUR PELAKSANAAN 1. Bina Hubungan saling percaya 2. Jelaskan Prosedur: • Tujuan • Posisi berbaring atau duduk dikursi dengan kepala ditopang. • Waktu 2 x 15 menit per jam • Empat kelompok utama yang digunakan dalam tehnik relaksasi, antara lain : a. tangan, lengan bawah, dan otot bisep b. Kepala, muka, tenggorokan, dan bahu termasuk pemusatan perhatian pada pipi, hidung, mata, rahang, bibir, lidah dan leher. Sedapat mungkin perhatian diarahkan pada kepala karena secara emosional, otot yang paling penting dalam tubuh ada disekitar area ini; c. Dada, lambung, dan punggung bagian bawah d. Paha, pantat, betis dan kaki. 3. Anjurkan klien untuk mencari posisi yang nyaman dan ciptakan lingkungan yang nyaman. 4. Bimbingan klien untuk melakukan tehnik relaksasi (prosedur diulang paling tidak satu kali). Jika area tetap tegang dapat diulang lima kali dengan melihat respon klien :  Kepalkan kedua telapak tangan, lalu kencangkan bisep dan lengan bawah selama 5 – 7 detik. Bimbingan klien kearah otot yang tegang, anjurkan klien untuk merasakannya, dan tegangkan otot sepenuhnya kemudian relaks selama 12 – 30 detik.  Kerutkan dahi atas pada saat yang sama, tekan kepala sejauh mungkin kebelakang, putar searah jarum jam dan kebalikannya, kemudian anjurkan klien untuk mengerutkan otot muka, sep kenari : cemberut, mata dikedip-kedipkan, bibir dimonyongkan kedepan , lidah ditekan kelangit-langit, dan bahu dibungkukkan selama 5 – 7 detik. Bimbingan klien kearah otot yang tegang, anjurkan klien untuk memikirkan rasanya, dan tegangkan otot sepenuhnya kemudian relaks selama 12-30 detik.  Lengkungkan punggung ke belakang sambil menarik nafas dalam, tekan keluar lambung, tahan, lalu relaks. Tarik nafas dalam, tekan keluar perut, tahan, relaks. 5. Selama melakukan tehnik relaksasi, catat respon non verbal klien. Klien menjadi agitasi atau tidak nyaman, hentikan latihan dan jika klien terlihat kesulitan, relaksasi hanya pada sebagian tubuh. Lambatkan kecepatan latihan dan berkosentrasi pada bagian tubuh yang tegang 6. Dokumentasikan : respon klien terhadap tehnik relaksasi dan perubahan tingkat kenyamanan.

0 komentar:

Posting Komentar